SDM Kemantran Kini…
Pada tahun pelajaran 2008/2009 sekolah yan telah berdiri pada tahun 1964 ini makin mantap berjalan menyusuri likailku dunia pendidikan. Tahun 2008/2009 SD Muhammadiyah Kemantran memperoleh prestasi Juara III Lomba tari Topeng Endel se-Kecamatan Kramat ditambahi dengan prestasi pada Jamda III Ektrakurikuler HW di Margasari memperoleh Juara I Ceria pandu Athfal Putra, Juara I Tilawah putri (binaan ektrakurikuler BTQ) , Juara II Pentas Seni Putra (Binaan Ektrakurikuler seni Tari) , Juara II Pentas Seni Putri (Binaan Ektrakurikuler seni Tari), Juara II Murotal Putri (Binaan ektrakurikuler BTQ), Juara III Adzan Putra (Binaan ektrakurikuler BTQ). Tahun Pelajaran 2008/2009 dengan kepemimpinan Ibu Murniasih,A.Ma., bendera SD Muhammadiyah Kemantan makin berkibar. memperoleh Prestasi Juara I Lomba cerdas cermat tingakt Gugus R.A. Kartini, Juara III Lomba Cerdas Cermat se-Kecamatan Kramat. Pada tahun 2009 untuk memeriahkan HUT SD Muhammadiyah Kemantan ke-45 menggelar hajatan yang besar yaitu mengumpulkan siswa-siswa PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan TK se-kecamatn Kramat dalam lomba kratfitas anak tahun 2009 dan telah berhasil dengan lomba adzan, lomba eragan busana muslin dan lomba mewarnai.diikuti oleh 167 anak. Dilanjutkan dengan Peringatan HUT SD Muhammadiyah Kemantran ke-46 dengan menyelenggarakan kegiatan serupa pada tahun pelajaran 2009/2010 dan ditambah dengan lomba Tilawah ternyata pesertanya juga tak mencewakan dan sekolah dengan nuansa Islam makin dikenal masyarakat dan yang patut diingat prestasi peringakat sepuluh besar yaitu peringkat sembilan UAS-BN. pada Jamda IV di Lebaksiu memperoleh prestasi Juara I Ceria Pandu Athfal Putra, Juara II Tilawah Putra (Binaan ektrakurikuler BTQ), Juara III Rihlah Pandu Athfal putra, Juara I Pentas Seni Putri Juara I Ceria Pandu Athfal Putri Juara II Tilawah putri (Binaan ektrakurikuler BTQ),, Juara II Menata Meja Makan Juara II Murotal Putri (Binaan ektrakurikuler BTQ) sehingga pada Jamda IV Qobilah SD Muhammadiyah Kemantan memperoleh Prestasi Athfal Tergiat I Putri dan Athfal Tegiat III Putra. Tahun demi tahun pelajaran sejak tahun 2003/2004 sampai Tahun pelajaran 2008/2009 SD Muhammadiyah Kemantran makin berkibar dan pada akhir tahun pelajaran 2008/2009. Puji syukur kepada Allah SWT, dengan mengucapkan Alhamdulillah SD Muhammadiyah Kemantan mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pemerintah dan sekarang telah kita lihat hasilnya. Meski belum sempurna tapi dengan perjalannaya waktu Tahun demi tahun sekolah yang berdekatan dengan Polsek Kramat ini akan makin berprestasi dengan siswa-siswa yang berakhlakul karimah sehingga dakwah di sekolah ini akan makin mantap. Tahun 2009/2010 yang kita alami sekarang telah memperoleh hasil yang maksimal, ditandai dengan jumlah siswa 123 anak, dan yang patut kita acungi jempol kepada siswa kelas VI (enam) pada Try Out I mendapat prestasi Peringkat II se-Kecamatan Kramat dengan jumlah rat-rata 7,57 dan hasil Try Out II dengan rata-rata 7,97. Ini patut kita syukuri. Jawababan kita semua untuk tahun demi tahun di SD Muhammadiyah Kemantan yaitu PASTI KITA MAMPU, DAN PASTI KITA BISA. Kita telah menanam pohon bersama-sama dan pohon itu akan makin tumbuh besar dan tinggi, seperti pepatah makin tinggi pohon makin tinggi angginnya, makin besar pohon makin kuat akarnya. Oleh karena itu mari kita bersama-sama merawat pohon yang telah kita tanam dengan baik, kita sirami, kita beri pupuk sehingga akar yang yang telah menusuk di tanah akan makin kuat, sehingga cita-cita yang kita harpkan kan mampu terjawab dan akhirnya kita dapat memperolah bintang dilangit. Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan tulisan ini. Akhirnya segala yang telah kita usahakan pasti akan ada hasilnya, segala yang kita dapatkan pasti akan kita peroleh manfaatnya. Segala yang telah kita impikan pasti akan tercapai juga. Amin. Wassalam.
Sejarah Sekolah 2
Pada tahun pelajaran berikutnya yaitu tahun pelajaran 2006/2007 mulailah awal baru dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), yang mulai disempurnakan. Dengan predikat Sekolah yang terakreditasi dengan peringkat Baik (“Akreditasi B”), mulailah babak baru dalam pelaksanaan sekolah berprestasi. Dengan moto “Sekolah Kreatif Bernuansa Islami” melaju dengan penanaman disiplin dan kreatif. Disiplin waktu makin digencarkan disiplin admistrasi sekolah makin digalakkan dan penanaman jiwa yang kreatif pada anak mulai dijalankan dengan serius. Munculya kegitan-kegitan Ektrakurikuler mulai membawa angin makin sejuk. Ektrakurikuler PKS, Ektrakurikuler HW, Ektrakurikuler Komputer, Ektrakurikuler BTQ(Baca Tulis Qur’an), Ektrakurikuler Jurnalistik (Si Pintar), Ektrakurikuler Seni Tari, Ektrakurikuler Seni Rebana, Ektrakurikuler Drumband. Yang masing-masing ektrakurikuler mampu menunukkan prestasi. Kita pasti ingat Patroli Keamanan Sekolah (PKS) menjadi seksi keamanan dalam Lomba Kreatifitas anak tahun 2009. Ektrakurikuler HW memperoleh prestasi dalam bidang pandu pada Jambore Daerah (Jamda) II di Adiwerna Tahun 2007/2008 dengan Juara III lomba tali-temali putra, juara III lomba PBB Putri. Pembinaan Ektrakurikuler Seni Rebana bukan tanpa prestasi. Prestasi yang diperoleh Juara II Seni Rebana Tingkat Kecamatan Kramat Tahun 2005, Juara III Seni Rebana Tingkat Kecamatan Kramat Tahun 2006. Ektrakurikuler Komputer juga telah ikut serta dalam memajukan sekolah dengan 5 unit komputer makin menambah daya kreatifitas siswa. Tahun Pelajaran 2007/2008 bukan tanpa prestasi dengan lulusan peringkat ke-9 bukan hal yang lumprah tapi merupakan prestasi yang gemilang, ditambahi dengan, dan Pak Purno Laksono Saputa, S.Pd. menyumbang prestasi dengan Juara III Lomba Bulutangkis se-Kecamatan Kramat, dalam rangka HUT PGRI tahun 2007.
Sejarah Sekolah 1
Jika kita kembali lagi ketahun 2003 yang lampau dengan jumlah siswa 53 anak sekolah ini merupakan sekolah dengan siswa terendah se-Kecamatan Kramat. Meski demikian tak menyurutkan guru SD Muhammiyah Kemantran untuk terus berkarya dalam usahanya ikut serta dalam mencetak kader penerus bangsa dan kader Muhammadiyah yang handal.
Mungkin masih kita ingat sekolah yang dulunya penuh dengan prestasi ditahun 90-an mulai pudar dengan datangnya tahun 2000-an seakan mati suri. Antar tembok satu dengan yang lainnya hanya dibatasi oleh triplek dengan suasana udara yang lembab jika ada air hujan datang. Lantai gelap dengan suasana lampu yang redup nyaris tanpa cahaya masuk karena semua tembok yang ada hanya sedikit jendela. Dan lagit-langit yang seakan akan runtuh jika dilihat makin mendalam. Namun demikian pada tahun pelajaran 2003/2004 msih mampu bersaing dengan sekolah se-kecamatan Kramat karena lulusan SD Muhammadiyah Kemantan ternyata masih mampu menduduki peringakat 10 besar yaitu berada di peringakat sembilan.
Ditahun pelajaran 2004/2005 masih bertahan meski siswa kelas I yang mendaftar hanya 12 anak., namun roda harapan sekolah yang berada satu komlek dengan TK ABA Kemantran dan SMK Muhammadiyah Kramat masih ada. Jika dilihat dari siswa yang mendaftar dikedua sekolah tersebut sangat membuat hati ini merasa ingin se kali untuk mendapatkan siswa sebanyak itu, namun apa dikata?
Semangat terus semangat dan tetap semagat dengan dimotori oleh Ibu Laelatul Jannah, S.Pd.I., perlahan namun pasti ditahun pelajaran 2005/2006 mulai ada peningkatan jumlah siswa pada saat itu Dengan pompa semangat dan dengan pengabdian yang tulus mulai bertahap sekolah yang berada di jalan Garuda nomor sembilan terus berkarya dan mulai menata diri.
Pada tahun Pelajaran 2005/2006 semester I, Pak Syaefurrokhman S.Pd. dan Pak Purwono Ginanjar W., S.Pd., mewakili sekolah dalam rangka Study Banding ke SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Tegal, ternyata membawa manfaat yang luar biasa. Dengan study banding tersebut telah membawa angina segar untuk melangkah kedepan dengan pikiran dan cakrawala baru. Dimulai pada semester II tahun pelajaran 2005/2006 para guru dan siswa menerapkan budaya sekolah 5 S (Senyum, sapa, salam, sopan, santun), dibentuk budaya sekolah do’a dan tadarus bersama tiap hari sebelum pelajaran dimulai, dirintis sholat dhuhur berjamaah, dibentuk regu piket guru dan regu piket afektif (guru yang betugas menyambut siswa ketika baru datang kesekolah, regu iket Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dan semuanya mengadopsi dari SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta.